Tutup Pengajian Sementara, Majelis Ta’lim Nurul Ikhlas Sambut Ramadhan

Caption : Ustadz Ikhsan Muhamad Nur bersama Pengurus majelis ta’lim Nurul Ikhlas Cipayung.

BULETIN TANGERANG.COM, CIPAYUNG – Ustadz Ikhsan Muhamad Nur (21) Ketua sekaligus pengurus majelis ta’lim Nurul Ikhlas untuk remaja dan anak-anak, mengatakan kegiatan ini semata untuk memberhentikan sementara kegiatan mengaji di majelis ta’lim Nurul Ikhlas yang berlokasi di Cipayung – Ciputat gang masjid Rt 3 Rw 5 Tangerang Selatan.

Menurut Ikhsan, kegiatan pengajian ditutup sementara agar remaja dan anak-anak bisa konsentrasi dan fokus untuk berpuasa. karena khawatir kalau terlalu di paksakan mereka akan kelelahan dan nantinya berdampak pada puasanya.

“Saya berkordinasi dengan pihak DKM Masjid Nurul Ikhlas Dan alhamdulillah para sepuh baik itu ustad dan beberapa tokoh masyarakat lainya sangat kooperatif dan sangat membantu sepenuhnya dalam kegiatan ini,” Ujarnya.

Di lain sisi saat di temui pihak media. Wakil Ketua DKM Masjid tersebut Ustadz Saepuloh mengutarakan kegembiraannya atas lancarnya kegiatan tersebut.

Saepuloh mengutarakan kegiatan ini juga untuk mendidik anak-anak atau remaja agar bisa beragama dengan lebih baik, karena menurut dka dengan di istirahatkan dulu pengajian rutin itu agar mereka bertanggung jawab dengan puasa mereka dengan konsentrasi

“Kita juga akan mengadakan pengkhataman Al’Quran atau tadarusan selama bulan Ramadhan, dari awal hingga akhir Ramadhan” Pungkasnya.

Dan saat di tanyakan prihal aturan atau adanya cuitan tentang boleh sholat taraweh tapi harus booster terlebih dahulu juga harus memakai masker, Ustadz Saepuloh menanggapi dengan bijak. Dia mengatakan ya kita ikuti aturan saja sebisa dan sebaik mungkin karena kalau untuk kesehatan kita juga ingin jaga kesehatan pastinya.

“Iya kita tetap ikuti saja kalau saran untuk kesehatan kita bersama, tapi kita ga ada paksaan kalau mau pake masker silahkan, karena saya yakini penyakit itu datangnya dari allah” Tegasnya.

Dia juga berharap dengan adanya pembinaan terhadap anak – anak dan remaja sejak dini dalam belajar agama dan mengaji, bisa menciptakan Generasi Quran yang ber’Akhlakul Kharimah dan bisa berguna untuk agama – bangsa – lingkungan dan orang tua mereka masing-masing,”tutupnya.(Kyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini