Ratu Ratu-Najib Hamas (Foto : Istimewa)
BULETIN TANGERANG.COM, SERANG – Barisan Muda PAN ikut merespon Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PHPU.BUP-XXIII/2025. terkait Gugatan Hasil Pilkada Kabupaten Serang.
Ketua DPP BM PAN, Riyan Hidayat menyebut, putusan MK tersebut dinilai sangat merugikan pihak Ratu-Najib Hamas yang sudah berjuang secara demokratis pada Pilkada lalu.
“Tekanan politik dinasti dari pihak lawan juga luar biasa tinggi. Kami melawan dinasti. ASN dan aparatur desa masif mendapat tekanan dari pihak nomor urut 1. “Tapi, kami ini biasa bertarung demokratis. melakukan kampanye dan dialog terbuka diseluruh kecamatan dan pelosok di kabupaten Serang. Semua sudah terdokumentasi dengan baik.” Tegas Riyan kepada wartawan (25/02/2024)
Soal keterlibatan Menteri Desa lanjut Riyan, tidak ada intervensi ataupun cawe-cawe Yandri sebagai Menteri Desa. Pemohon juga tidak memiliki alat bukti yang kuat untuk mendukung gugatannya.
“Sekalipun foto/video itu ada, itu sebelum beliau diangkat sebagai menteri. Lagi pula sangat wajar beliau sering terlihat beraktivitas di Serang karena pondok pesantrennya ada disana. “Dan, sejak dulu hingga hari ini beliau memang selalu tinggal dan urus pesantren. Tapi soal cawe-cawe itu tegas tidak ada. Kita selalu ikuti perintah Pak Prabowo”, ungkapnya
Disamping itu, pihaknya tetap memghormati putusan MK tersebut.
“Tapi kami tetap dan akan selalu menghormati putusan MK tersebut. Sekali lagi kami ini petarung. Kalau Serang mau maju, politik dinasti di Serang mesti diakhiri. Mari bertarung secara demokratis”, tutupnya. (edi)