30.9 C
Indonesia
Kamis, Oktober 22, 2026
Beranda Tangerang Fasdhu Dengan Manfaat Dan Fungsinya

Fasdhu Dengan Manfaat Dan Fungsinya

BULETIN TANGERANG.COM, PAMULANG – Bertempatkan di Masjid AL-BARKAH Rt 002 Rw 002 Pamulang Barat, Depan RSUD Tangsel, Ustadz Ahmad Riyadi (36) (Terapis fasdhu) bekerja sama dengan Ustadz Ayub (45) (tokoh pemuda) menyelenggarakan therapy Fasdhu tersebut (8/4/22).

Ayub mengatakan di zaman ini banyak metode yang di gunakan untuk penyembuhan penyakit. Dan salah satunya adalah FASDHU.

“Metode Fasdhu itu cukup sederhana, yaitu pembuluh Vena akan ditusuk dengan jarum berukuran kecil yang berlubang, sehingga akan mengeluarkan darah kotor seperti sumbatan dan racun dari dalam tubuh melalui pembuluh vena” Pungkas ayub.

Dia juga menjelaskan metode Fasdhu ini sudah ada sejak dulu dan di rekomendasikan bukan hanya untuk orang yang sedang sakit saja, Tapi baik juga untuk yang ingin menjaga kesehatannya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ustadz Ahmad Riyadi. Sebagai ahli terapis Fasdhu dia sering bertemu dengan berbagai macam orang/pasien Fasdhu dengan berbagai penyakitnya.

“Terkadang ada pasien kita yang datang melakukan fasdhu untuk mendapatkan manfaat kesembuhan, ada juga yang datang untuk menjaga kesehatan”

Ahmad juga menjelaskan manfaat dan keuntungan dari Fasdhu tersebut :

1. Mengatur toksin dalam tubuh yang tidak diperlukan harus dikeluarkan supaya semua organ bisa bekerja dengan baik. Beberapa organ akan terdorong untuk bekerja lebih efektif lewat terapi fashdu karena sangat ampuh dalam mengeluarkan racun dalam tubuh.

2. Merangsang sumsum tulang belakang. Dengan memaksa tubuh untuk memproduksi sel darah merah baru dengan cara fashdu tersebut, maka tubuh berkesempatan untuk membuat sel baru yang lebih sehat sekaligus sumsum tulang berkesempatan untuk memproduksi sel darah merah yang baru.

3. Menghindari komplikasi. Sesudah seorang pasien terdiagnosa mengalami kondisi darah tertentu maka pasien akan disarankan untuk menjalani pembuangan obat lewat cara fashdu. Meskipun efek samping belum termanifestasi, tetapi komplikasi yang ditimbulkan tetap bisa dihindari dengan pengobatan dini.

4. Memperbaiki aliran darah. Aktifitas seperti merokok, diet tinggi gula, radiasi handphone, frekuensi radio dan gelombang elektromagnetik lainnya akan membuat darah hiperkoagulasi yang berpotensi menimbulkan risiko gumpalan darah dan stroke. Untuk memperbaiki aliran darah ini, salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan fashdu agar darah yang kotor dan kental dapat keluar agar produksi darah merah yang baru bisa meningkat.

5. Mengatasi kondisi medis yang bisa menyebabkan kelainan pada darah misalnya penyakit hemochromatosis dan polycythemia, dimana dengan terapi fasdhu nantinya komposisi darah akan diubah sehingga gejala kondisi penyakit bisa diperbaiki.

6. Menyeimbangkan zat besi agar tidak terjadi seperti kelemahan, kelelahan atau pun gagal jantung. Kelebihan zat besi ini bisa diatasi dengan fashdu agar tidak menimbulkan komplikasi seperti masalah pada pankreas, hati dan juga reproduksi.

7. Meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh karena pembuangan racun akumulasi yang tidak dibutuhkan, kelebihan lipid dan juga kristal akan keluar dari tubuh bersama dengan darah.

8. Membersihkan lymphatic dan sirkulasi, metode fashdu ini sangat baik dilakukan untuk penderita hipertensi karena fashdu dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh secara signifikan.

9. Memberi kesempatan limpa untuk beristirahat. Karena Limpa merupakan organ utama yang bertugas untuk menyaring darah agar sel darah merah yang sudah tua bisa dibuang.

Pasutri (pasangan suami istri) Eka Yuni Lestari (35) dan Erwin (39) adalah pasien/peserta yang sudah rutin menjalani fasdhu di Masjid AL-BARKAH pun menuturkan pengalamannya. Menurut mereka Fasdhu sangat bermanfaat bagi kesehatan mereka.

“Apa yang di rasa bisa hilang gitu bang, kayak kesemutan dan pegal-pegal karena saya sudah satu tahun rutin ikut Fasdhu untuk membuang darah kotor tiap bulan” Ujar Eka.

Ustadz Ahmad menjelaskan kegiatan fasdhu tersebut bernaung di bawah PTFI (Perkumpulan Terapi Fasdhu Indonesia) yang memiliki payung hukum. Ahmad juga menegaskan untuk yang menjadi peserta Fasdhu idealnya di usia 15 tahun keatas kecuali ada kebutuhan di penyakit tertentu seperti bisulan atau jerawatan itu di bawah 15 tahun boleh.

Dia menyarankan bagi orang yang menderita kolesterol tinggi dan asam urat tinggi untuk segera menjalani therapy fasdhu. Selain itu Ahmad juga menghimbau agar memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kesehatan seperti mejaga pola hidup dan pola hidup makan dan banyak minum air putih minimal dua liter sehari.(Kyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini