Bro Alex PSI Minta Dindik “Pelototi” PTMT di Seluruh Sekolahan Tangsel

Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Alexander Prabu atau biasa disapa Bro Alex meminta kepada dinas pendidikan dan kebudayaan (dindik) agar “mempelototi” alias mengawasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di seluruh sekolahan. Hal ini penting untuk mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran virus Covid-19 di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Tangsel.

Bro Alex mengatakan hal itu, kepada Radar Tangsel.Com, Selasa (4/1/2022). “Pemerintah Kota Tangerang Selatan khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan harus tetap berhati-hati dan kami meminta kepala sekolah untuk menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan secara ketat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui dinas pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 421.6/7871-Disdikbud tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang akan dilaksanakan mulai awal semester genap tahun pelajaran 2021/2022. “Dengan diimplementasikannya surat edaran itu, maka monitoring rutin ke sekolah-sekolah harus selalu dilakukan untuk mengecek infrastruktur protokol kesehatan dan proses jalannya pembelajaran di kelas” tandas politisi PSI itu.

Bro Alex mengatakan, pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sebelumnya yang dilaksanakan di bulan Oktober-November 2021, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat masih terdapat peningkatan angka Covid-19. “Yaitu sebanyak 22 murid PAUD hingga SMP dan 16 tenaga pendidik di Tangerang Selatan,” sebutnya.

Sehingga, Bro Alex menegaskan, perlu kembali diambil langkah-langkah yang tepat untuk meminimalisasi terjadinya peningkatan angka Covid-19 menjelang kembalinya penerapan PTMT di Kota Tangerang Selatan. “Vaksinasi anak umur 6 tahun sampai dengan 11 tahun harus segera dituntaskan minimal 75 persen di Tangerang Selatan. Sehingga, nantinya proses belajar mengajar di Kota Tangerang Selatan dapat berjalan secara aman dan nyaman,” tandasnya.

Wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Kota Tangsel ini pun mengharapkan agar semua pihak melihat realita dan fakta-fakta di lapangan bahwa perlunya satuan petugas Covid-19 di lingkungan sekolah. “Ini untuk memonitoring setiap kegiatan siswa dan penerapan protokol kesehatannya,” Bro Alex menilai.

Juga, sambung mantan wakil kepala sekolah SMA Santa Ursula BSD ini, perlu adanya koordinasi antar-berbagai pihak. “Kepala sekolah khususnya perlu memperbanyak satgas Covid-19 di setiap sekolah nantinya untuk mengawasi kedatangan siswa mulai saat pembelajaran berlangsung hingga siswa pulang sekolah,” Bro Alex menandaskan. (AGS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini