Jalan Juanda Rusak, Angota Dewan Tuding AP II Soetta Egois

Caption : Sejumlah Warga Batusari
Melakukan Aksi Demontrasi.

Senin 21 Maret 2022 sejumlah warga melakukan aksi Demonstrasi, mendesak jalan rusak segera diperbaiki dan semua pihak yang terkait harus segera dapat menentukan status Lahan Jalan Juanda dan Garuda, menjadi tanggung jawab pihak AP ll. Bandara Soekarno Hatta.Cengkareng

BULETINTANGRANG.Com –Tampak dalam aksi itu salah satu Anggota DPRD Kota Tangerang Apanudin, ikut mengkritik sikap PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Soetta.

Karena sampai saat ini BUMN yang berkantor pusat di wilayah Kota Tangerang tersebut tidak juga memberikan kejelasan soal status lahan yang saat ini menjadi ruas jalan Juanda dan Garuda, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

“PT AP II jangan egois dengan persoalan, karena belum ada kejelasan soal status lahan Jalan Juanda dan Garuda, sehingga Pemkot Tangerang tidak bisa melakukan perbaikan di dua ruas jalan ini, sejak tahun 2019, padahal kondisinya saat ini, dua ruas jalan utama ini sudah rusak parah, hampir tidak bisa dilalui kendaraan umum, baik mobil maupun motor,” ungkap Anggota Dewan disapa Bang Jalu, Senin (21/3).

Lebih jauh Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra ini menyatakan, jika persoalan status lahan yang dipergunakan untuk Jalan Juanda dan Garuda tersebut bisa diselesaikan dengan mudah oleh PT AP II dengan Pemkot Tangerang, karena masing-masing pihak mewakili pemerintah.

“Yang satu Pemerintah Daerah, yang punya wilayah, yang satunya BUMN yang nota bene sama-sama mewakili negara, masa persoalan status lahan harus bertahun-tahun gak selesai-selesai, terlalu egois, yang jadi korban masyarakat, karena sampai saat ini jalan tersebut tidak bisa dipergunakan secara layak, bahkan banyak yang mengalami kecelakaan di dua ruas jalan tersebut bahkan ada yang meninggal,” kata Apanudin.

Anggota DPRD Kota Tangerang ini menjelaskan, dirinya hampir setiap hari mendapatkan masukan dan komplain dari masyarakat, lantaran dirinya berdomisili di wilayah dua ruas jalan tersebut.

“Saya kebetulan dari Dapil (daerah pemilihan) wilayah situ, tentu nya masyarakat menyampaikan segala persoalan terkait dua ruas jalan ini ke saya, karena kami adalah penyambung aspirasi masyarakat, wajib menerima apa yang disampaikan masyarakat,”ucapnya

Sebagai Anggota Legeslatif tambah Apanudin, Ia sudah pernah memanggil Pihak PT AP II, terkait persoal lahan tersebut, namun tetap tidak ada keputusan,karena yang datang ke DPRD selalu staf bawahan, bukan pihak yang berwenang. Dalam hal ini para petinggi PT AP II dari levelan direktur, sampai levelan manager.

“Masa yang datang ke kita hanya staf, yang tidak bisa ambil keputusan,ujung-ujung kita tidak dapat kepastian,” kata Apanudin.

Sementara itu VP Comunication PT AP II Hufron ketika dikonfirmasi terkait masalah ini enggan memberikan penjelasan, dengan melempar kewenangan menjawab kepada Humas Cabang Bandara Soekarno Hatta.

Sedangkan Manager Legal dan Komunikasi BSH Holik Muwardi, juga tidak bisa memberikan tanggapan mengenai hal tersebut.

Walau tak banyak yang dapat di sampaikan Manager Aset PT AP II Ciko Prananda menyatakan, bahwa persoalan lahan dua jalan tersebut masih dalam pembahasan dengan Pemkot Tangerang.

“Dulu ketika ruas jalan Juanda dan Garuda dibangun dan diperbaiki tidak ada ribut-ribut, kenapa sekarang jadi ribut,”singkat nya.(man/edi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini