Diterjang Banjir, Tanggul Kali Puri Pemulang Jebol

Sabtu 28 Mei 2022 – 5:16 WIB Tanggul Kali di Perumahan Puri Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) jebol lagi, mengakibatkan luapan banjir ke permukiman warga

Pembangunan jembatan baru, ambruk gara-gara truk plat merah milik Dinas Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel beberapa pekan lalu.

BT.COM, TANGSEL – Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, insiden jebolnya tanggul sementara itu terjadi sehabis sholat subuh dini hari, Sabtu (28/5/2022).

Salah seorang warga sekitar, Ade menjelaskan, jebolnya tanggul itu, disebabkan tidak kuatnya tanggul sementara yang terbuat dari karung berisikan pasir yang dipasang oleh pihak pemerintah kota Tangerang selatan, untuk menahan genangan debit air.

“Jadi kalau kami perhatikan, pemasangan tanggul lain dilapis dua, sementara dibagian disini cuma dilapis satu, makanya jebol lagi,” ujarnya.

Ade menjelaskan, penyebab lain yang membuat tanggul ini jebol karena tersumbatnya arus air yang disebabkan oleh tiang-tiang bambu penyangga pembangunan jembatan yang ambruk gara-gara truk plat merah milik Dinas Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel beberapa pekan lalu.

“Sekarang bukan masalah hujan, hujan tidak terlalu besar, tapi penyebabnya juga disebabkan akibat adanya pembangunan jembatan yang ambruk kemarin. Karena banyak tiang-tiang bambu penyangga pembangunan, sehingga sampah-sampah tersumbat, akhirnya air tergenang disini dan jebol lah lagi dan penyebab warga lainnya kebanjiran disitu,”ungkap Ade

Ade mengakui, adapun genangan air akibat dari insiden tersebut diluar rumahnya setinggi sedengkul kaki orang dewasa, diperkirakan sekitar 50 centi meter.

“Kalau didalam rumah saya dimasukin air juga tapi semata kaki, karena tertolong ada pembatas beton didepan rumah dan posisi lokasi rumah lebih tinggi. Meski semata kaki cuma kan repot juga bersih-bersihinnya. Apalagi rumah warga yang lebih rendah disana,” keluhnya.

Sementara, Ketua RT setempat, Henry Luhukay mengatakan, jebolnya tangggul yang kedua kali ini memang tidak separah yang kemarin. Namun, pihaknya berharap dan meminta pemerintah agar secepatnya memberikan solusi dengan melakukan pembangunan tanggul yang permanen, agar warganya yang tinggal disekitar bantaran kali tidak terus-menerus was-was, terlebih musim hujan seperti ini.

“Memang jebol yang kedua kali ini tidak parah seperti kemarin, cuma kami berharap dan minta tolong lah kepada pemerintah agar cepat memberikan solusi, “Dibangun, Biar warga kami yang ada disekitar bantaran kali ini ngga merasa was-was lagi, apalagi musim hujan seperti ini,” ucap Henry.

Menurut Henry, terkait prihal progres pembangunan tanggul ini, pihaknya sudah mengajukan usulan agar dibangun. Namun pihak kelurahan meminta desain gambarnya untuk dibuatkan proposal.

“Menggambar kan bukan tugas kami, kalau memang itu yang diminta pemerintah, ya makanya hari ini kami gambar dan mengukur menggunakan meteran sebisanya,” pungkasnya.(Ded/Man)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini