Kantor BKPSDM Kota Tangerang.
Ahmad Priatna Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH)
BT.COM, KOTA TANGERANG – TRUTH (Tangerang Public Transparency Watch) mengancam akan melakukan aksi Demo untuk mendesak Ketua dan anggota DPRD Kota Tangerang sesegera mungkin melakukan sidak pendataan dan pelaporan kegiatan atas proses seleksi fit and proper test Semua pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas yang tidak melalui proses lelang jabatan.
“TRUTH banyak mendapat laporan dari masyarakat tentang dugaan Nepotisme yang sekian lama luput dari pantauan Aparat Hukum (APH) atas promosi jabatan lurah, Camat, Sekdis dari eselon III dan ll bahkan jabatan kepala dinas pun harus ada atensi dari oknum BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) yang abai atas hak jabatan yang berkeadilan, bahkan tidak perduli Ofini publik,” Tutur Wakil Koordinator TRUTH Ahmad Priatna kepada awak media ini di Cipondoh, Selasa 7 Juni 2022.
Ia mengakui kecewa dengan sikap Ketua dan semua Anggota Dewan, harus nya lebih proaktif dalam menjalankan fungsi DPRD, pencermatan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, sebagai upaya mewujudkan mekanisme check and balance terutama Promosi jabatan yang tidak melalui lelang jabatan.
“Ingat 50 Anggota Dewan DPRD Kota Tangerang dipilih oleh rakyat dan Sudah diangkat sumpah agar bekerjalah sesuai TUPOKSI, rakyat menunggu hasil pengawasan dan tindakan secara paripurna, atas lemahnya kinerja Inspektorat Kota Tangerang dalam pengawasan di BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) yang sudah menjadi perbincangan publik BKPSDM itu tidak profesional atau dapat diduga melahirkan jabatan titipan,” ungkap Nana kepada awak media ini.
Menurut Nana, Jangan salahkan masyarakat kota Tangerang kalau menuding DPRD telah melanggar kode etik ihwal pidana korupsi, dugaan korupsi perjalanan Dinas anggota Dewan Keluar kota pada tahun 2020 dan 2021 yang lalu, tampak nya tuduhan itu layak di sematkan kepada anggota dewan karena persoalan di dilingkungan Kota Tangerang saja tidak jelas arah Tugas Pokok dan Posisi mereka sebagai wakil rakyat.
Nana mengungkapkan, pihak nya TRUTH, sikap tidak percaya skema seleksi fit and proper test, yang dikabarkan telah dikerjakan oleh pihak Pemkot, untuk 7 jabatan eselon ll Yaitu pergantian kepala Dinas antaralain : Kaonang, Kadis Kepemudaan dan Olahraga, Ujang Hendra Gunawan S.SOS MM Kadis Ketenagakerjaan, Ruta Ireng Wicaksono Kadis PUPR, Wawan Fauzi Kasatpol PP dan Kadis Perumahan dan Permukiman, Sugiharto Achmad Bagja, kemudian Taufik Syahzeni Kadis DPMPTSP.
“Arief dan Sachrudin sebagai Wali Kota dan Wawali Kota Tangerang periode 2018 hingga 2023, tidak lama lagi (satu tahun lebih) akan berakhir, kapan lagi menunjukkan sikap bersih – bersih memangkas jabatan anak buah nya (OPD/ASN) Yang tidak dapat bekerja dengan baik, dan buatlah kebijakan yang berkeadilan untuk Promosi ASN yang jujur dan berprestasi untuk mendapat jabatan, “Seraya Nana juga menghimbau, kepada anggota DPRD yang terhormat, segeralah tunjukkan Tugas Pokok dan Posisi secara paripurna, menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang diwakili mereka,” Tandas nya.
Mencoba mendatangi kantor, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bertemu Staf Pelaksana Ali RS mengatakan, Kepala BKPSDM, Heryanto, sedang persiapan berangkat ke tanah suci, ibadah haji.
“Kebid Pembinaan, Cipri Anu Suhut juga sedang rapat bersama pak Sekda di Puspem Kota Tangerang,” ungkap ASN ali Pria setangah baya, yang mengaku tangan kanan nya tidak bisa digerakkan karena Penyakit Stroke, Selasa (7/6/2022)
Buletintangerang, mengkonfirmasi Ketua DPRD Kota Tangerang tidak berada di kantor wakil rakyat itu. kemudian Pesan singkat, telah disampaikan untuk meminta tanggapannya atas pengawasan kebijakan Pemkot Tangerang atas 7 jabatan kepala dinas tersebut. (Man/Edi)



