Peringati Sumpah Pemuda ke-94, Katar Kosambi Singgung Angka Kemiskinan Meningkat

Foto : Camat Kosambi Dadang Sudrajat besama ketua dan anggota Karang Taruna Kosambi.

BULETIN TANGERANG COM. –  Karang Taruna Kecamatan Kosambi menggelar dialog HUT Kabupaten Tangerang ke-390, sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94, dengan tema ‘Moment Kebangkitan Ekonomi Pemuda di Tengah Pembangunan, acara berlangsung di Kedai Kopi Tuh, Desa Belimbing, Kec, Kosambi Minggu (30/10/22).

Tampak hadir sebagai narasumber Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Camat Kosambi Dadang Sudrajat, Ketua HIPMI Kabupaten Tangerang Lukman Nurhakim, PLT Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono, dan juga Ketua Katar Kecamatan Kosambi Herdi Rukmana serta Tim Inkubator Ekonomi Kecamatan Kosambi.

Dalam dialog, Plt Kepala Bappeda H. Ujang Sudiartono mengatakan, dimasa pandemi, kita bisa bertahan karena UMKM.

UMKM tersebut paling besar dan paling tahan terhadap krisis yang terjadi di Indonesia, sektor UMKM paling besar memberikan devisa negara.

“Jadi, saya berbicara melihatnya tinggi nya tapi tidak sampai, sementara sektor yang kecil itu masih banyak, kenapa kita tidak melakukan pengelolaan itu,” tukas nya.

Lebih lanjut Ujang menuturkan Karena sektor UMKM terlihat memang sangat besar di kabupaten Tangerang karena jumlah penduduk di sangat besar, oleh sebab itu bukan sektor penduduk yang homogen, melainkan struktur penduduk heterogen.

“Pepatah mengatakan, dimana bumi berpijak disitulah langit di junjung. Saya bukan asli orang Tangerang, tapi saya hidup dan makan itu di tangerang. Jadi, saya akan membangun Tangerang semampu yang saya bisa,” ujar nya.

Ujang berharap, kolaborasi dari para pemuda dan pemudi berikan informasi sebanyak banyaknya, kemudian kita kolaborasi. Apa yang bisa diberikan pemerintah dan apa yang bisa dilakukan oleh para pemuda. Karena harus diingat, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Pemerintah harus bisa berkolaborasi dengan semua stakeholder.

“Anda ingin sebagai subjek, apa sebagai objek.Jika sebagai subjek , lihatlah program pemerintah dalam sisi positif, dimana anda bisa mengambil peran disana dengan membantu mengambil fungsi program pemerintah, di kabupaten Tangerang,” ucap nya.

Di kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail menuturkan Terkait dengan program ekonomi kreatif bahwa kami punya program secara personal nama nya program ngopi pintar (Ngobrol inpsiratif atau inovatif)

“Maka saya selalu bilang dengan teman – teman diskusi dengan saya, maka saya sampaikan.ayo kita diskusi keluarkan ide dan inovasi para pemuda karna sering sering la kita berinovasi karna dengan sering nya berinovasi kita akan banyak mendapat kan ispirasi yang positif,” ucap nya.

Ia menambahkan, bahwa Banyak anak – anak muda yang berinovasi dan mengelurkan gagasan dan ide.untuk memberikan solusi sehingga kedepanya anak muda bisa maju dan menjadi pengerak ekonomi.

“Saat ini yang kita butuhkan semangat nya untuk membangun ekonomi. khusus nya ekonomi pemuda, sehingga pemuda bisa mandiri dalam membangun ekonomi nya,” ujar nya singkat.

Sementara itu peserta kegiatan diskusi yang juga aktivis Utara Budi Usman menjelaskan, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang saat ini meningkat.

“Terkait perspektif ekonomi dan angka penduduk miskin di wilayah kabupaten, bertambah sebanyak 272 ribu orang miskin, atau sekitar 7,12 persen dari total jumlah penduduk yang ada, “ungkap Budi

Menurut Budi, Peningkatan angka kemiskinan tersebut merupakan hasil sensus pada bulan Maret di tahun 2022.

“Data dari sumber BPS mencatat kenaikan angka berada di garis kemiskinan, di tahun ini mencapai 7,12 persen yang dialami warga Kabupaten Tangerang tentu berada pada pendapatan di bawah rata-rata atau dapat disebut warga miskin,”cetus nya

Mengapa hal itu terjadi kata Budi, peningkatan angka kemiskinan tersebut dilihat dari penghasilan masyarakat yang rendah.

Dampak dari penghasilan, yang rendah dengan pendapatan per kapita senilai Rp 545 ribu, dan itu dikategorikan ,sebagai warga miskin,” pungkas nya. ( Asep ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini