Suasana pada Aksi demonstrasi mahasiswa (Merdeka.ID) di kantor BUMN Jakarta Pusat. pada Kamis 11 Juli 2024.(foto : istimewa)
BT.COM, JAKARTA – Mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya dengan menuntut Erick Thohir segera memecat dirut Krakatau Steel yang gagal dalam memimpin perusahan baja tertua yang memiliki status perusahaan plat merah pemerintah.
Menurut Resha selaku ketum merdeka.id Sedikit nya ada 3 (tiga) tuntutan sebetulnya dalam demonstrasi pihak nya antaralain :
1. kami minta Bpk presiden Jokowi untuk mengavaluasi pejabat menterinya,
2. Kami minta Bpk Erick Thohir memecat Dirut KS yang tidak mampu memimpin perusahan dengan baik dan bertanggung jawab.
3. Apabila dalam waktu 3 hari kedepan belum ada tindakan restrukturalisasi, kami menuntut presiden Jokowi untuk memecat menteri BUMN yang tidak berani bertindak
Resha menambahkan, Berdasarkan tim kajian Merdeka.ID tuntutan ini sesuai dengan permasalahan yang terjadi di Krakatau Steel. Tahun 2020 perusahaan ini pernah rugi dan hampir pailit, Di tahun ini masalah tersebut terulang kembali.
“Rugi bersih yang di alami Krakatau Steel hampir mencapai angka 60% lebih. Dimana kerugian ini akan berdampak pada kerugian negara, “ungkap Resha saat aksi mahasiswa Merdeka.ID di kantor BUMN Jakarta Pusat pada 11 juli 2024.
Kendati, Sudah banyak yang mengkritik Bpk Erick untuk segera menindaklanjuti masalah ini, namun jawaban beliau, kita dengar sungguh tidak mencerminkan seorang menteri BUMN.
“Pernyataan itulah yang membuat gaduh masyarakat serta menimbulkan dugaan jika BUMN hanyalah alat politik Erick Thohir, “ujar Resha sesuai keterangan tertulis, diterima oleh Redaksi BT.COM/ Buletintangerang.com. jumat 12 Juli 2024.
ia menegaskan, Kalau pun emang harus di restrukturalisasi kembali ya lakukan. “Jangan melempar jawaban dengan menyuruh rakyat bertanya ke direktur !
“Pak Menteri punya wewenang ko untuk itu!”, Kata Resha dengan nada mendesak.
Resha juga menjelaskan, perusahaan ini memiliki nilai sejarah yang kuat, karena didirikan sejak presiden Sukarno dengan harapan menjadi perusahan produksi baja nasional dan internasional.
“Dengan alasan inilah perusahaan Krakatau Steel memiliki posisi strategis sebagai perusahaan induk dari holding BUMN perusahaan baja dan mineral, “papar nya.
Kemungkinan Kata Resha, inilah yang di maksud Dr. Nailul Huda yang mengatakan, “Jika perusahaan ini sebetulnya perusahan yang hidup tak layak, mati tak mau”,ucap nya.
Secara general ia mencurigai, perusahaan ini rugi diakibatkan oleh menejerial yang buruk di jajaran direksi. menimbulkan dugaan bahwa jabatan direksional KSP di isi oleh jabatan politis bukan karena keahlian dan profesionalitas.
“Kalau urusan diserahkan bukan kepada ahlinya maka tunggulah kehancuran itu.maka kejadian ini akibat kebodohan menejerial bukan karena kecelakaan, “tukas nya.
Walau demikian adanya, Jika keadaan ini terus didiamkan, maka dalam jangka waktu dekat KSP akan gulung tikar. berdampak pada berbagai segmen masyarakat dan negara. Pengangguran di Cilegon akan meningkat.
“Potensi yang akan terjadi memang separuh dari warga Cilegon bekerja sebagai buruh pabrik. yang akan kehikangan pekerjaan nya, Selain itu, negara akan mengalami kerugian yang besar, “imbuh nya
“Percuma banyak anak perusahaan kalau induk perusahaannya sendiri pailit. Apalagi kalau sampai di tutup, “sambung Resha
Di Orasi akhir demostrasi para mahasiswa menegaskan mereka akan mengawal betul kasus ini.
Sebagai sikap peduli dan berkomitmen untuk melakukan aksi lanjutan jika Menteri BUMN tidak mendengarkan aspirasi mereka.
“Hal ini di lakukan atas dasar gerakan moral dan empati terhadap nasib masyarak Banten. Terkhusus, masyarakat Cilegon, “tutup nya.
Disayangkan hingga berita ini diterbitkan pihak Manajemen Krakatau Steel belum dapat di temui dan dihubungi Celuler nya untuk diminta ketarangan terkait tuntutan pihak Mahasiswa tersebut.(Red)




