Foto : Sofyan Sapar Dirum PERUMDAM -TKR Kabupaten Tangerang saat bersama Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.
BULETIN TANGERANG.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang mendukung penuh terhadap inisiatif pendirian Koperasi Merah Putih, Merupakan dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan di Tangerang.
Bentuk nyata dukungan ditunjukkan dengan keikutsertaan PERUMDAM TKR dalam berkontribusi melalui program TSLP kepada Koperasi Desa Merah Putih Sarakan, Kecamatan Sepatan.
Dalam kegiatan tersebut, PERUMDAM TKR memberikan bantuan berupa Sembako, motor logistik, Alat Kesehatan untuk pengembangan usaha Koperasi.
foto : Warga penerima Sembako
Acara peresmian pendirian Koperasi Desa/Kelurahan (KOPDES) Merah Putih diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Senin, 21 Juli 2025)
Sejumlah mentri ikut mendampingi Prabowo dalam peluncuran yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menter Desa Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Arie, Mendagri Tito Karnavian, Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto,
Tampak juga dihadiri Kedua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin, dan beberapa Ketua Komisi di DPR. Turut hadir para Anggota Kabinet Merah Putih.
Turut dihadiri jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, termasuk PERUMDAM TKR, bersama Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, kegiatan berlangsung di Pusat Kawasan Agropolitan Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Di sela – Sela acara tersebut Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, mengakui bahwa kehadiran PERUMDAM TKR dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dilingkugan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami menyambut baik langkah besar ini dan siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih merupakan gerakan yang strategis dan sejalan dengan visi pembangunan nasional dan daerah,” tutur Sofyan Sapar, pada Senin (21/7/2025)
Menurut Sofyan, Gagasan KOPDES Merah Putih termasuk Asta Cita ke-6 Presiden untuk menggerakkan ekonomi lokal sehingga pengentasan kemiskinan bisa dimulai dari tingkat desa/kelurahan.
“KOPDES ini tentu mengedepankan kemakmuran dan kesejahteraan petani, karena menjadi tempat menampung hasil produksi pertanian secara langsung,, “Seraya Sofyan berharap, Hasil pertanian tanpa akan melewati panjangnya rantai pasok yang selama ini menekan keuntungan petani, “tukasnya
“Rantai pasok yang singkat juga menekan pergerakan tengkulak menguntungkan konsumen yang bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau,”Sambungnya
Mengingat, KOPDES Merah Putih diluncurkan berdasarkan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inpres dikeluarkan dan berlaku 27 Maret 2025.
“Program (KOPDES) ini, bertujuan membangun ekonomi dari desa, dan menciptakan pemerataan serta dapat memerdekakan masyarakat dari kemiskinan.Sebanyak 13 kementerian dan 2 badan dilibatkan menyukseskan program KOPDES, ini termasuk para Gubernur, Walikota/ Bupati dan Kepala Desa, “jelasnya
Dirinya Apresiasi Program Kopdes Merah Putih yang dikembangkan melalui tiga pendekatan utama.
Pertama : Membangun koperasi baru;
Kedua : Mengembangkan kembali koperasi yang sudah ada akan lebih baik lagi. dan Ketiga : Merevitalisasi koperasi. Secara kelembagaan,
“KOPDES Merah Putih terdiri dari kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, dan distribusi logistik, “kata Sofyan
Karena itu, Peresmian KOPDES Merah Putih oleh Presiden Prabowo menjadi tonggak penting membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Beruntungnya kami, dapat mendengar sambutan Bapak Presiden RI, yang menekankan bahwa pentingnya koperasi sebagai sarana keadilan ekonomi untuk distribusi kesejahteraan di seluruh lapisan masyarakat lndonesia, “ulasnya.
Beliau menilai, keterlibatan aktif dalam program-program berbasis kerakyatan seperti ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Semangat kolaborasi Pemerintah pusat, Daerah, dan masyarakat, diharapkan KOPDES dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi desa tangguh, mandiri, dan berkelanjutan, “Kata Sofyan Sapar (Red)