Aktivis Sorotin Proyek Tanpa Papan Proyek di Kawasan Jayanti

Caption : Proyek jalan lingkungan tidak memiliki papan nama proyek di Kampung Kaman Nambo RT 013/02 Desa pasir Gintung Kec Jayanti Kabupaten Tangerang.

BT.COM, JAYANTI – Wakil ketua PAC jayanti Ormas Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) Taswan mengatakan, bahwa Proyek jalan lingkungan tidak memiliki papan nama proyek di Kampung Kaman Nambo RT 013/02 Desa pasir Gintung kec Jayanti, mendapat sorotan dan menjadi perbincangan aktivis dan warga Jayanti.

“Pelaksanaan pembangunan jalan Vaping Blok, imformasi dihimpun di lokasi, pekerjaan jalan lingkungan itu memiliki volume panjang 400 m² lebar 2 m² terbagi dua titik,75 m² dan 325. m² mengapa tidak terdapat papan nama proyek.”ucap Taswan kepada awak media Buletintangerang.com Selasa (01/06/2022)

Menurut Taswan, Setiap kegiatan pembangunan dari aspirasi dewan DPRD Kabupaten Tangerang tidak ada koordinasi.terlebih dahulu,tau – tau kegiatan sudah berjalan dan saat di pertanyakan oleh rekan – rekan dari sosial kontrol, pihak desa dan kecamatan tidak mengetahui kegiatan tersebut.

“Saya berharap ada Keterbukaan informasi Publik (KIP) dalam segala kegiatan pembangunan di wilayah Jayanti, karena segala bentuk pembangunan infrastruktur dan lainnya yang di biayai oleh anggaran negara,dari hasil uang rakyat juga hasil pajak masyarakat, padahal, kami sebagai masyarakat jayanti punya kewajiban mengontrol dan mengawasi kegiatan pembangunan yang di biayai oleh negara,” Singkat nya.

Sementara Kepada Dusun Desa Pasir Gintung Sabel Sadewo, mengakui bahwa diwilayah nya ada kegiatan pembangunan jalan Vaping Blok tersebut.

“Benar di wilayah saya ada kegiatan pembangunan jalan vaping blok dan kegiatan aspirasi dewan PKB, namun di sayang kan belum ada koordinasi dengan kami,” ucap nya.

Dalam penelusuran awak media Bultintangerang.com, mendatangi perusahaan yang tertulis dalam surat jalan, pengirim,SS BLOCK beralamat Jl raya cisoka adiyasa Kampung malang nengah.

Dikonfirmasi Stap kantor bagian administrasi, mengaku bernama Sri, membenarkan, dalam surat jalan pengiriman, tidak Dicantum kan, nominal harga materialnya.

“Benar tidak dicantumkan, kalau masalah nominal harga akan di globalkan di invoice saat pembayaran material paving blok dan kastin,” tukas nya.

Disayangkan, saat di komfirmasi melalui pesan WhatsApp ke pihak pemilik perusahaan sebut saja BB (inisial) belum dapat memberikan keterangan.(Bonai)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini